Tampilkan postingan dengan label Lantunan Sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lantunan Sajak. Tampilkan semua postingan

08/02/14

*Nelangsa

nelangsa
mungkin kata inilah yg sanggup menggambarkan diriku sekarang
dijauhkan darimu
itulah yang membuatku susah
setelah jauh darimu
engkaupun ikut jauh, acuh, tak perduli
jadilah semakin susah diriku

ku dengar sebuah lantunan,
"yang telah hilang, datang lagi ke hidupku. saat jauh dekat, semuanya sama ku selalu mencintaimu"

itulah yang mereka ciptakan..
di lagu terbaru mereka..
seakan semuanya menjawab
kerisauan hati ini

Nelangsa...
Ya, saat jauh..
Dekat...
Semuanya sama...
ku selalu mencintaimu

01/02/14

Dalam diam

Jika engkau tanyakan itu kepadaku
Tiba-tiba bibir ini menjadi beku
Hati ini berdebar
Tangan ini dingin
Otak ini buntu

Hanya bisa ku balas
Dengan senyuman kecil

Saat kita bertemu
Diam-diam...
Hati ini menyapamu
Namun ...
Mata ini tak mampu memandangmu
Mulut ini hanya diam terpaku

Dalam diamku...
Aku berharap pada-Nya
Agar engkau ditakdirkan untukku

Seseorang wanita
Yang mengharapkanmu,
Dalam diam....

31/07/12

"LOVE : Just The Way You're"




I miss it...
The time when you looked so beautiful,
When, the cover you wear was long enough,
When, your words were carefully spoken,
When, your dress was so modest,
While in the real arena you were such a ferocious lioness, a real mujahidah,
I love that time, I love you just the way you are.
Damn, I miss it...
When you are not trying to look beautiful, you are,
When you quickly put your cover down when the winds blew it hard,
When you take another route just to avoid the opposite group,
I miss to see that calm sweet face,
I miss it when your face saddened by the reminders of God,
And I love you just the way you are.
Damn, I miss it...
When I tried to steal a look at your face,
I see tears rolling out with your hands up, praying,
When you deviate the gorgeous grey eyes away the moment yours met mine,
When you take no single glance at me when we pass by each other,
I love the way you talk to me, such composure and grace,
I love when your heart was so fragile to the Holy Words,
I love that time, I love you just the way you are.
But now, I don't know what I am feeling,
The love is starting to fade, or what?
Jealous? Dissapointment? Hope?
I don't know...
It hurts me a lot, it's silently killing me inside.
Every single time I saw you in that apparel,
Every single time I saw you mingle freely without boundaries with the opposites,
Every single moment I saw that words coming from your precious lips,
Please, this is not the girl who I'd known before,
But still, remnants of my love are still there, I'm sure!
I really want you to be my company in this perilous journey,
I really want you to be at my side, sharing love and care,
I really want you to be the mother of my children,
I really want you to be my guidance to His Love,
Even death cannot do us apart, because we will reunited in God's Glorious Gardens.
But girl, please! I really love you just the way you are at that time,
The time when you looked so beautiful,
When I saw you at that time,
There's not a thing that I would change,
Cause' you are amazing, just the way you are,
The way of a Muslimah

06/06/12

"Andai Waktu Bisa Terulang"



Jika ada sesuatu yang sangat berharga, maka itu adalah waktu. Siapapun orangnya, tidak akan bisa mengulang setiap waktu yang sudah terlewatkan. Tidak peduli seberapa kaya orang itu, seberapa penting jabatannya, waktu tidak mau diajak kompromi. Ia akan terus berjalan. 
Tidak peduli apakah orang-orang mampu melewatinya dengan menyenangkan, atau sebaliknya. 

Setiap orang, dimanapun ia berada, memiliki waktu 24 jam dalam sehari. Tidak ada yang mendapatkan lebih, meski hanya satu menit saja. Semua sama. Tidak kurang, tidak lebih.


Jika kemudian waktu bisa terulang, tentu kita semua mengharap melakukan hal-hal yang baik saja. Memperbaiki kesalahan yang pernah kita lakukan. Sayangnya, waktu memang tidak akan pernah bisa terulang.

Teman, untuk mencapai segala macam kesempurnaan, memang selalu dibutuhkan proses 'trial and error". Oleh sebab itu, jika kemarin atau  hari ini, kita  melakukan kesalahan, carilah kesempatan untuk memperbaikinya.

Jika kita gagal melakukan sesuatu hal, bukan berarti itu akhir segalanya. 
Belajarlah dari kesalahan, dan berusahalah untuk tidak mengulanginya. 

Belajarlah memaafkan diri sendiri & memaafkan orang lain, karena
tidak ada manusia yang sempurna!
Yang lalu biarlah berlalu. Mungkin akan menjadi pengalaman selama
hayat. Bagaimanapun diri kita di masa lalu, itu tidaklah penting. 
Yang jauh lebih penting adalah bagaimana diri kita di masa depan!


Keep fight! :-)


"Memaknai Arti Kehilangan"





Ada seorang perempuan yang merasa sangat
kehilangan saat ditinggal mati suami yang 
sangat dicintainya. 

Demikian besar rasa cintanya, sehingga ia 
memutuskan untuk mengawetkan mayat 
suaminya dan meletakkannya di dalam kamar. 

Setiap hari, dia menangisi suaminya yang telah 
menemaninya bertahun-tahun. Wanita itu 
merasa dengan kematian suaminya, maka tidak 
ada lagi makna dari hidup yang dijalaninya.

Cerita tentang wanita itu terdengar oleh seorang 
pria bijak yang juga terkenal memiliki kesaktian 
yang tinggi. Didatanginya wanita tersebut, dan 
dia mengatakan bisa menghidupkan kembali 
suaminya. Dengan syarat dia meminta 
disediakan beberapa bumbu dapur yang mana 
hampir setiap rumah memilikinya. 

Namun, ada syarat lain, bumbu dapur tersebut 
harus diminta dari rumah yang anggota keluarganya 
belum pernah ada yang meninggal dunia sama 
sekali.

Mendengar hal itu, muncul semangat di hati 
sang wanita tersebut. Dia berkeliling ke semua 
tetangga dan berbagai penjuru tempat. Setiap 
rumah memiliki bumbu dapur yang diminta oleh 
si orang bijak, tapi setiap rumah mengaku 
pernah mengalami musibah ditinggal mati oleh 
kerabatnya. Entah itu orang tua, suami, nenek, 
kakek, adik, bahkan ada yang anaknya sudah 
meninggal. 

Waktu berjalan dan tidak ada satu pun rumah 
yang didatanginya bisa memenuhi syarat yang 
dibutuhkan.

Hal ini menjadikan wanita tersebut sadar, bahwa 
bukan hanya dirinya yang ditinggal mati oleh 
orang yang disayanginya. 

Akhirnya, dia kembali mendatangi si orang 
bijak dan menyatakan pasrah akan kematian 
suaminya. Hingga kemudian dia menguburkan 
mayat suaminya, dan menyadari bahwa semua 
orang pasti pernah mengalami masalah 
sebagaimana yang dihadapinya.

Pesan dari kisah di atas adalah, jangan pernah 
menganggap bahwa masalah yang ada pada 
kita merupakan masalah yang paling besar
sehingga kita mengorbankan waktu hanya untuk 
terus meratapi musibah tersebut. 

Yakinlah, bahwa semua orang di dunia ini 
pernah mengalami musibah,  apapun bentuknya. 
Yang membedakan adalah bagaimana 
seseorang menghadapi dan menyikapi 
masalah yang ada pada dirinya. :-)





13/05/12

"Perpisahan...):"




Sesuatu yang paling menyakitkan
Menyeramkan
Menakutkan dalam hidup ini..
Adalah..
Sebuah perpisahan,
Entah mengapa aku merasa seperti itu
Mungkin karena aku telah merasakannya
Merasakan hal yang menyakitkan,menyeramkan, dan menakutkan diriku

Sampai aku jatuh ke titik terdalam
Sampai aku tak mampu lagi untuk bangkit
Membuatku seakan-akan tak ingin hidup lagi
Kebahagiaan adalah saat-saat dimana kita
Berada ditempat yang dapat membuat kita bahagia
Kebahagiaan adalah saat-saat dimana ia membuatmu bahagia disisi orang-orang tercinta

Yaaa, itulah kebahagiaan
Disaat orang lain mencari Kebahagiaan
Aku malah berlari pergi darinya
Aku meninggalkannya bukan bertahan disisinya
Kebahagiaan itu sekejap hilang
Duniaku gelap hitam
Aku sendiri tanpa kebahagiaan
Aku sendiri dalam kesedihan di dunia yang tak ku ingini
Aku sendiri….

Teringat jelas Kebahagiaan itu di mata ini
Teringat jelas Kebahagiaan itu di pikiran ini
Namun , menyentuhnya saja aku tak bisa
Apalagi mersakannya
Yaa, bahagia itu pernah ku rasa
Pernah ada di hari-hariku ini
Yang perlahan-lahan…
Pergi, berlari, lalu hilang
Tidak setitik pun terlihat

27/04/12

"Hujan Rindu untuk Sang Awan"




aku tahu awalnya..mungkin ketidaksengajaan...
menemukannya...
dalam sebuah butiran ketenangan hati...
bening,..
dalam setiap detik..ketika dia turun
aku memahaminya...makna setiap tetesnya..
ada titipan kehidupan,
walau kadang tak selalu menyenangkan
menghapus jejak sang awan
dan membiarkan hangatnya hilang tanpa kata
berlalu dariku dan menjadi asing
..dia..
kadang membawa cerita..| cerita masa lalu
yang semakin membuat tetesannya menderas...
...sering ku duduk sendiri
menikmati gerimis sendirian
tapi aku tak pernah merasa sendiri
sepanjang gerimis ..selama itu
aku merasakan keberadaannya... 


menumbuhkan yang hilang
menghilangkan yang memang harus hilang, walau nanti akan kembali
entah kapan dan dalam bentuk apa...

seperti ingatan tentang cintaku
yang perlahan datang bersama gerimis
walau deras hujan sebelumnya telah menghapus tanpa bekas

dia hilang
aku asing baginya
meski berusaha kunyalakan unggun ingatan tentangku dihatinya

..dan masih seperti kemarin | hujan...
saat kutautkan hati ini untuk sebuah nama
lewat doa serta rayuan untuk-Nya
serta untuk hati kita yang mungkin dulu pernah berteriak hal yang sama
...yang lalu kini bertanya, apa dan bagaimana sebenarnya kamu?